Selasa, 30 Juli 2019

Logika dan Algoritma Komputer

LOGIKA DAN ALGORITMA KOMPUTER

Logika

Diperkenalkan pertama kali oleh Aristoteles (384-322 SM)
Logika merupakan :
  1. Penalaran atau bentuk pemikiran.
  2. Ilmu yang memberikan prinsip-prinsip yang harus diikuti agar dapat berfikir valid menurut aturan yang berlaku.
Algoritma

Diperkenalkan Oleh Ahli Matematika : Abu Ja’far Muhammad Ibnu Musa Al Khawarizmi. Seorang ilmuan Persia yang menulis kitab Al Jabr w’al Muqabala (Rules of Restoration and Reduction) sekitar tahun 825 M.
Algoritma merupakan :
  1. Langkah – langkah yang dilakukan agar solusi masalah dapat diperoleh.
  2. Suatu prosedur yang merupakan urutan langkah-langkah yg berintegrasi.
  3. Suatu m etode khusus yang digunakan untuk menyelesaikan suatu masalah yang nyata.(Webster Dictionary)

Tahap Penyelesaian Masalah

KRITERIA PEMILIHAN ALGORITMA

  1. Terdapat Output
  2. Efektifitas dan Efesiensi
  3. Jumlah Langkahnya Berhingga
  4. Berakhir
  5. Terstruktur
Suatu Algoritma yang baik merupakan :
“Suatu algoritma harus menghasilkan output yang tepat guna (efektif) dalam waktu yang relatif singkat & penggunaan memori yg relatif sedikit (efesien) dengan langkah yang berhingga & prosedurnya berakhir baik dalam keadaan diperoleh suatu solusi ataupun tdk ada solusinya.”
Contoh :
Sebuah prosedur ketika akan mengirim kan surat kepada teman:
  1. Tulis surat pada secarik kertas surat
  2. Ambil sampul surat atau amplop
  3. Masukkan surat ke dalam amplop
  4. Tutup amplop surat dengan perekat
  5. Tulis alamat surat yg dituju, jika tidak ingat, lebih dahulu ambil buku alamat & cari alamat yang dituju, lalu tulis alamat tersebeut pada amplop surat.
  6. Tempelkan perangko pada amplop surat
  7. Bawa surat ke kantor pos untuk diserahkan pada pegawai pos.
Tahapan Analisa Algoritma

  1. Bagaimana merencanakan suatu algoritma.
  2. Bagaimana menyatakan suatu algoritma
  3. Bagaimana validitas suatu algoritma.
  4. Bagaimana Menganalisa suatu Algoritma.
  5. Bagaimana Menguji Program dari suatu Algoritma.

Cara Menyatakan Suatu Algoritma

a. Dengan bahasa semu (pseudocode).
Contoh :
Untuk menghitung Luas Segi tiga :
  1. Masukan Nilai Alas
  2. Masukan Nilai Tinggi
  3. Hitung Luas =( Alas * Tinggi ) / 2
  4. Cetak Luas
b. Dengan diagram alur atau flowchart,
Contoh :
contoh-flowchart
c. Dengan Statement program / penggalan
Program
Contoh (menggunakan C++):
cin >> Alas ; //untuk input data
cin >> Tinggi;
Luas = (Alas * Tinggi)/2; // proses
cout << Luas; //untuk output data

Tahapan Proses Uji Algoritma

a. Fase Debugging yaitu fase dari proses program eksekusi yang akan melakukan koreksi terhadap kesalahan.
b. Fase Profilling yaitu fase yang akan bekerja jika program tersebut sudah benar (telah melewati fase debugging).

Analisis Suatu Algoritma

(Untuk melihat faktor efesiensi & efektifitas dari algoritma tersebut), Dapat dilakukan terhadap suatu algoritma dengan melihat pada :
a. Waktu Tempuh (Running Time) dr suatu Algortima.
Hal-hal yang dapat mempengaruhi waktu tempuh adalah :
  1. Banyaknya langkah.
  2. Besar dan jenis input data.
  3. Jenis Operasi.
  4. Komputer dan kompilator
b. Jumlah Memori Yang Digunakan.
Sifat – Sifat Algoritma
  • Banyaknya Langkah Instruksi Harus Berhingga,
  • Langkah atau Instruksi harus Jelas,
  • Proses harus Jelas dan mempunyai batasan,
  • Input dan Output harus mempunyai Batasan,
  • Efektifitas,
  • Adanya Batasan Ruang Lingkup

Tahapan Proses Uji Algoritma

a. Fase Debugging yaitu fase dari proses program eksekusi yang akan melakukan koreksi terhadap kesalahan.
b. Fase Profilling yaitu fase yang akan bekerja jika program tersebut sudah benar (telah melewati fase debugging).

Analisis Suatu Algoritma

(Untuk melihat faktor efesiensi & efektifitas dari algoritma tersebut), Dapat dilakukan terhadap suatu algoritma dengan melihat pada :
a. Waktu Tempuh (Running Time) dr suatu Algortima.
Hal-hal yg dpt m empengaruhi drpd waktu tempuh adalah :
  1. Banyaknya langkah.
  2. Besar dan jenis input data.
  3. Jenis Operasi.
  4. Komputer dan kompilator
b. Jumlah Memori Yang Digunakan.
Sifat – Sifat Algoritma
  • Banyaknya Langkah Instruksi Harus Berhingga,
  • Langkah atau Instruksi harus Jelas,
  • Proses harus Jelas dan mempunyai batasan,
  • Input dan Output harus mempunyai Batasan,
  • Efektifitas,
  • Adanya Batasan Ruang Lingkup.

Kamis, 25 Juli 2019

5 Teknologi Modern Yang Sudah Ada Sejak Zaman Kuno

5 Teknologi Modern Yang Sudah Ada Sejak Zaman Kuno


Banyak orang lupa atau malas mencari tahu, bahwa banyak teknologi modern yang baru terkenal pada masa kini, sebenarnya sudah ada sejak puluhan tahun hingga ribuan tahun yang lalu.
Pada masa kini, kita berada dalam zaman modern dimana teknologi sangat inovatif dalam berbagai aspek kehidupan. Begitu banyaknya informasi dan pemberitaan tentang teknologi yang semakin maju pada masa sekarang itu, mambuat banyak diantara kita tak tahu bahwa teknologi tersebut sudah ada sejak lama.
Namun seperti semua orang tahu, bahwa penemu awal sebuah teknologi pastinya sangat sederhana, dan masih ada beberapa ketidaksempurnaan, tapi tetap saja mereka adalah sebagai penemu, bukan peniru atau penyempurna dari teknologi itu seperti para saintis dan ilmuwan pada masa kini.
Berikut kami sajikan teknologi modern yang sebenarnya sudah ada sejak puluhan tahun hingga ribuan tahun yang lalu.
    1. Penyembur Api (Flamethrower)
Secara resmi, alat seperti senapan penyembur api yang pada masa kini bernama ‘Flamethrower‘ telah ditemukan oleh Richard Fielder pada tahun 1901. Diketahui sebelumnya, bahwa Flamethrower kali pertama pada Perang Dunia-I.
Alat penyembur api ini dapat digunakan sebagai senjata dan memakai bahan mudah terbakar yang berasal dari petroleum atau minyak bumi. Pada masa Perang Dunia-II, pemakaian petroleum menjadi meluas sebagai bahan pembakar untuk “bom api” yang pada masa Perang Dunia-II dipakai untuk Perang Vietnam yang dikenal juga sebagai Napalm Bomb.
Namun, 1,300 tahun sebelumnya, ternyata kerajaan Byzantine atau Bizantium sudah menggunakan senjata pembakar unik ketika itu, serta sangat mematikan. Senjata itu pada masa kini persis seperti ‘Flamethrower’.
Tapi pada masa itu, tentara kerajaan Bizantium biasanya memakai senjata pemyembur api ini untuk tujuan membakar kapal musuh. Begitu panasnya dan mematikan, senjata ini memiliki julukan sebagai senjata yang dapat ‘membakar air’, yang dikenali pada masa kini sebagai Greek Fire.
Flamethrower (kiri) Greek Fire (kanan)


    2. Jam Pengingat (Jam Alarm)

Kredit untuk teknologi jam dengan alarm sebagai pengingat waktu biasanya diberikan kepada Levi Hutchins, yang telah berhasil membuat suatu jam yang bisa mengingatkannya dengan cara berbunyi pada setiap hari di tahun 1787 silam.
Jam dengan bunyi alarm sebagai pengingat waktu itu, di setting oleh Levi Hutchins agar dapat berbunyi pada setiap jam 4 pagi.
Namun jauh sebelumnya, yaitu pada tahun 440 sebelum Masehi, seorang ahli filsafat dari Yunani bernama Plato, telah berhasil menciptakan dan menggunakan jam air untuk dapat mengejutkannya pada setiap pagi hari, dan berguna agar ia tak terlambat pergi kuliah.

Jam mekanik dengan alarm pada masa kini (kiri) dan mekanika jam dengan alarm pada masa lalu (kanan)

    3. Pintu Otomatis

Pintu otomatis diciptakan untuk dapat menyelesaikan masalah terhadap pintu jenis sebelumnya, yang sempat ngetop di era tahun 40-50an, yaitu pintu yang berbentuk bulatan dan dapat bergerak berputar atau biasa disebut revolving-door.
Tapi, ternyata pintu ‘revolving-door’ berbentuk bulatan dan dapat bergerak berputar itu, sangat bermasalah jika terkena angin. Ketika cuaca berangin, maka pintu jenis bulat itu akan ‘dikunci’ agar tak berputar terus-menerus, akibatnya pengunjung hotel atau mall tak dapat keluar masuk dengan leluasa.
Kemudian pada tahun 1954 silam, dua orang pengusaha Amerika Serikat bernama Dee Horton dan Lew Hewitt telah menciptakan pintu otomatis untuk menyelesaikan masalah terhadap pintu jenis revolving-door.
Namun, ternyata pintu otomatis pertama telah diciptakan pada tahun 50 sebelum masehi yang berhasil diciptakan oleh Hero of Alexandria. Ia telah mencipta sebuah pintu otomastis untuk kuil. Apa yang menarik adalah, untuk membuka pintu kuil tersebut, seorang agamawan hanya perlu menyalakan api di altar kuil.
Dengan panas yang dihasilkan dari api, maka dorongan panas itu disalurkan pada mekanik di pintu kuil, mirip azas kerja ketel uap. Maka pintu akan terbuka secara otomatis dan hal ini telah diterapkan pada tahun 50 sebelum masehi.
Pintu otomatis masa kini (kiri) dan pintu otomatis yang digerakkan oleh uap air pada tahun 50 sebelum masehi (kanan)
    4. Mesin Layan Diri (Vending Machine)

Mesin mekanik sebagai penjual produk dengan cara layan diri secara otomatis dengan memasukkan koin dan kemudian dapat mengeluarkan apa yang dijual, kali pertama diperkenalkan pada abad ke 19.
Mesin pertama itu digunakan untuk dapat mengeluarkan kartu pos (post card) dan juga buku secara otomatis dengan cara, jika dimasukkan koin dan menekan tombol maka kartu pos akan keluar.
Namun teknologi mesin layan diri dengan sistim kerja mirip seperti ini pernah digunakan sejak 2,000 tahun lalu, dimana kala itu seorang ahli fisika dari Yunani membuat suatu mesin yang dapat menerima koin untuk dapat mengeluarkan ‘holy water’ di dalam sebuah Gereja.
Alat ini dibuat karena air ‘holy water’ cepat habis akibat diambil seenaknya. Selain tempat asal air itu jauh,  mereka juga ingin agar orang-orang menjadi lebih disiplin dan menghargainya.
Oleh karena itu, kemudian setiap orang harus membayar dengan koin jika menginginkan air itu. Selain menjadi tertib dan tak cepat habis, juga adil karena mereka yang telah membayar akan mendapatkan air yang jumlahnya sama dan tidak lebih dari takaran.


Mesin layan diri otomatis dengan koin di tahun 1960=an (kiri) dan sistim mekanik dari mesin layan diri dengan koin dari masa 2000 tahun lalu (kanan)

    5. Robot

Robot adalah alat untuk dapat bergerak secara otomatis melalui tuas-tuas seperti mesin dan dapat diperintah sesuai apa yang telah diprogram. Robot elektronik yang bergerak otomatis, kali pertama diciptakan oleh William Grey Walter pada tahun 1948. Robot itu memiliki mekanik seperti kura-kura (mechanical turtles) dan mampu kembali lagi ke tempat awalnya, apabila daya baterainya semakin berkurang.
Namun ternyata, wujud robot telah terlihat sejak 2.000 tahun sebelum penemuan itu. Seorang insinyur Yunani bernama Hero of Alexandria telah mencipta suatu mesin otomatis yang dapat bergerak sendiri dan membuat sebuah pertunjukan teater kepada penonton.
Robot-robot ini dapat diprogram untuk membuat arahan-arahan dan gerak tertentu. Apa yang menarik adalah, penggerak robot-robot yang dicipta oleh Hero of Alexandria itu adalah tekanan uap air.
Robot “mechanical turtles” pada sekitar tahun 1948 (kiri), dan robot tempo dulu yang diciptakan oleh Hero of Alexandria yang digerakkan oleh tekanan uap air (kanan).

Itulah 5 teknologi yang populer pada masa modern ini, tapi sebenarnya sudah ditemukan pada masa lalu walau masih menggunakan material yang sangat sederhana, namun memiliki konsep yang mirip seperti alat yang terkini. Wajar saja jika alat-alat tersebut diatas jauh dari sempurna, karena pada kala itu teknologi belum modern dan secanggih seperti sekarang.

DWIAJI SANTOSO PUTRO
X AKL 1
SMK ARRAHMAN

CREDIT: (©IndoCropCircles.com) 
Thank You~🤓🙏

Sejarah Mesin Pencari (Search Engine): Dari 1990 Hingga Sekarang ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ Kenalkah Anda dengan istilah “Coba tanya sa...